
Rawnews.co.id – Komitmen memperkuat ideologi bangsa terus digencarkan Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Golkar, Agus Sutanto. Memasuki Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) ke-2 di bulan Mei 2026, ia kembali turun langsung ke tengah masyarakat.
Kali ini, kegiatan digelar di Desa Cintamulya, Kecamatan Candipuro, pada Senin (4/5/2026), dengan menghadirkan masyarakat setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Cintamulya beserta jajaran perangkat desa. Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tingkat akar rumput.
Dalam kegiatan ini, Agus Sutanto menghadirkan dua narasumber, yakni Derri Kusuma, SE, dan Syaiful Azumar, SH, MH.
Keduanya mengupas tuntas pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Agus Sutanto menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan harus menjadi pedoman hidup yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh global, kita tidak boleh kehilangan jati diri. Pancasila harus tetap menjadi pegangan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat desa sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, penguatan ideologi tidak cukup hanya di tingkat pusat, tetapi harus menyentuh langsung masyarakat di tingkat bawah.
Sementara itu, narasumber Derri Kusuma menekankan bahwa tantangan terhadap ideologi bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari pengaruh budaya luar hingga potensi perpecahan akibat perbedaan pandangan.

“Di sinilah pentingnya pemahaman yang utuh terhadap Pancasila. Jika masyarakat kuat secara ideologi, maka bangsa ini juga akan kuat menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Syaiful Azumar yang mengajak masyarakat untuk terus menjaga nilai toleransi, gotong royong, dan rasa cinta tanah air sebagai implementasi nyata dari Pancasila.
Kegiatan berlangsung hidup dengan sesi diskusi interaktif. Warga Cintamulya активно menyampaikan pertanyaan dan pandangan mereka, mulai dari isu sosial hingga praktik nilai Pancasila di lingkungan sehari-hari.
Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini masih sangat dibutuhkan, terutama dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ideologi bangsa.
Melalui kegiatan PIP ini, Agus Sutanto berharap masyarakat tidak hanya memahami Pancasila secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, toleran, dan berlandaskan semangat kebangsaan.(raw).
